Sabtu, 09 Februari 2013

buka Puasa


Berbuka Puasa Sehat di Bulan Syawal

    Bulan Ramadhan telah berakhir, kebiasaan sahur dan berbukayang rutin dilakukan kini telah berganti dengan kegiatan lain.  Namun beberapa umat muslim melakukan puasa bulan Syawal untuk memperoleh pahala lain.

    Keutamaan Puasa Syawal>>
    Keutamaan puasa bulan Syawal ini tertuang dalam HR. Muslim No. 1164 :
    “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh”
    Namun yang perlu diingat adalah, puasa bulan Syawal harus mendahulukan puasa qadha (jika ada), kemudian baru puasa 6 hari di bulan Syawal.  Bila Anda mendahulukan puasa bulan Syawal padahal masih punya hutang puasa, maka tidak akan mendapat keutamaan puasa bulan Syawal.  Hal ini sama saja dengan mendahulukan yang sunah daripada yang wajib.

    Hal yang paling menyenangkan dari berpuasa tentu saja saat berbuka.  Kenikmatan orang berbuka puasa tidak dapat dinilai dengan apapun.  Namun kebanyakan orang sering kalap saat berbuka dan menyantap apa saja.  Hal ini tentu saja tidak baik untuk kesehatan Anda, makan sembarangan setelah seharian perut kosong akan mengganggu kesehatan Anda. Oleh karena itu ada baiknya Anda lebih memperhatikan menu apa saja yang baik untuk berbuka puasa, agar puasa Syawal Anda lebih bermakna.

    1.  Berbuka dengan yang manis

    Rasullah SAW menyunahkan berbuka dengan yang manis tentu bukan tanpa alasan. Setelah seharian kita tidak mengonsumsi makanan, tentu tubuh memerlukan energi karena gula darah turun. Karena itu konsumsilah sesuatu yang manis agar gula darah Anda normal. Namun jangan asal manis, usahakan manis yang alami (tanpa gula) misalnya dari buah-buahan. Karena manis dari buah-buahan mudah dicerna tubuh dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Anda bisa mengonsumsi sebuah apel atau jambu biji untuk mengawali menu berbuka Anda. Agar lebih menggoda selera, Anda bisa mengolahnya menjadi jus atau setup buah-buahan. Namun ingat sedapat mungkin hindari penggunaan gula dalam mengolahnya.

    2.  Minum yang hangat

    Segala macam minuman dingin seperti es buah atau sirup memang menggoda untuk langsung Anda santap saat berbuka puasa. Namun mengkonsumsi sesuatu yang dingin setelah perut kosong seharian, akan membuat perut kaget. Selain itu sesuatu yang dingin akan membuat perut cepat kenyang dan Anda tidak mau mengkonsumsi makanan lainnya yang bergizi.

    Bila Anda masih tetap ingin mengonsumsinya, konsumsilah makanan atau minuman dingin setelah Anda menyantap menu utama, misalnya setelah Anda shalat Isya. Ocha (teh jepang) hangat atau teh biasa baik untuk memulai menu berbuka Anda. Namun ingat untuk tidak menambahkan gula ke dalam teh tersebut, bila Anda tak suka rasanya bisa ditambahkan madu.

    3.  Karbohidrat kompleks

    Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks agar gizi Anda tercukupi. Karbohidrat kompleks ini bisa Anda peroleh salah satunya pada nasi merah. Hindari makan gorengan karena gorengan dapat mengikat oksigen darah hingga 20%. Anda dapat menyantap nasi merah dengan soto bening yang segar. Hindari sesuatu yang berlemak tinggi misalnya jeroan. Perut yang kosong berjam-jam tidak baik bila dipaksa harus mencerna makanan yang mengandung lemak tinggi.

    4.  Hindari

    Selain menghindari sesuatu yang dingin (es) dan gorengan, Anda pun lebih baik menghindari santan kental, soda, dan makanan terlalu pedas karena keduanya tidak baik untuk lambung Anda. Santan kental dan soda selain tidak baik untuk lambung, juga dapat menyebabkan berat badan Anda naik. Anda tentu tidak mau bila selesai berpuasa, timbangan Anda mengarah terus ke kanan, bukan?

    Masih ingin mengkonsumsi makanan bersantan? pilihlah santan encer karena santan encer masih dapat diterima lambung Anda dengan baik.

    Sudah tahu akan berbuka apa hari ini? Menyiapkan menu berbuka puasa sendiri tentu akan jauh lebih sehat.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar