Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Maret 2013

Gudeg



Gudeg


Gudeg
Nasi Gudeg.jpg
Nasi gudeg
Informasi
AsalIndonesia
DaerahYogyakarta, Jawa Tengah
Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengahyang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampungtelurtahu dan sambal goreng krecek.
Ada berbagai varian gudeg, antara lain:
  • Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang.
  • Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
  • Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.

Anekdot


Penjual gudeg di Surakarta
Ada sebuah cerita yang beredar di masyarakat yang mengisukan bahwa warna coklat pada gudeg dihasilkan dari darah ayam yang ditambahkan pada masakan. Mitos ini tidak benar, karena warna coklat dihasilkan dari daun jati.[rujukan?]

ta Kuliner / Gudeg

GUDEG - Kuliner Jogja yang Paling Populer

GudegGudegGudegGudeg
Sejak puluhan tahun lalu gudeg telah menjadi kuliner Jogja paling populer. Tak hanya sentra gudeg, hampir setiap sudut kota menyajikan masakan berbahan baku nangka muda ini. Gudeg kering pun menjadi salah satu oleh-oleh yang paling banyak dicari.

GUDEG - Kuliner Jogja yang Paling Populer

"Big Durian", maka Jogja mungkin bisa disebut "Big Jackfruit" (=Nangka Raksasa) karena kuliner gudegnya yang begitu populer. Masakan lezat berbahan baku nangka muda ini seolah menjadi makanan wajib bagi siapa saja yang sedang berkunjung ke surga wisata di Pulau Jawa ini.Gori (nangka muda) yang bergetah dibersihkan sedemikian rupa kemudian dimasak dalam kuah santan bersama bumbu dan rempah-rempah selama berjam-jam. Setelah matang, gori menjadi empuk dan agak manis. Gudeg biasanya disajikan bersama sambal goreng krecek (kulit sapi) pedas, telur pindang, tahu dan tempe bacem, serta ayam opor atau ayam bacem. Sebagai sentuhan akhir, gudeg disiram areh gurih yang memberikan cita rasa khas yang tidak ada duanya. Nyam-nyam...

Gudeg Kering, Gudeg Basah, dan Gudeg Manggar

Mungkin bagi kebanyakan orang, gudeg adalah gudeg. Namun sebenarnya ada 3 jenis gudeg yang berbeda; gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar. Gudeg basah disajikan dengan kuah santannyemek yang gurih dan banyak diburu untuk menu sarapan pagi. Gudeg jenis ini dapat ditemukan di sepanjang Jalan Kaliurang kawasan Barek, Gudeg Batas Kota (Jl. Adisucipto depan Saphir Square) ataumbok-mbok penjual gudeg di pasar-pasar tradisional.
Gudeg kering dimasak dalam waktu yang lebih lama hingga kuahnya mengering dan warnanya lebih kecoklatan. Rasanya juga lebih manis. Gudeg jenis ini bisa tahan hingga 24 jam atau bahkan lebih jika dimasukkan ke dalam lemari es sehingga banyak diburu orang sebagai oleh-oleh. Biasanya penjual mengemasnya dalam kardus,besek (kardus dari anyaman bambu) atau kendil tanah liat. Tidak perlu bingung kemana harus mencari karena sebagian besar warung gudeg seperti Gudeg @Yu-Narni (+62 274 867231; Jl. Palagan Tentara Pelajar 102), Gudeg Yu Djum (+62 274 515968; Jl. Kaliurang Km 4,5 Karang asem CT III/22), Gudeg Bu Ahmad (+62 274 520049; Jl. Kaliurang km 4,5), Gudeg Gudeg Bu Tjitro 1925 1925 (+62 274 564734; Jl. Janti 330), dan penjual gudeg di daerah Wijilan menjual oleh-oleh istimewa ini.
Selain gudeg nangka muda, Jogja juga memiliki gudeg manggar. Manggar alias bunga kelapa menghasilkan sensasi kelezatan tersendiri pada sajian kuliner ini. Bunganya terasa crunchy sementara tangkainya sekilas memiliki rasa mirip jamur tiram. Semakin terbatasnya persediaan manggar menyebabkan kuliner ini semakin susah ditemukan. Beberapa penjual terpaksa menutup warung dan hanya melayani pemesanan saja. Hanya beberapa tempat yang masih bertahan seperti beberapa kawasan di daerah Bantul dan Warung Makan Mbok Brewok (+62 274 445697; Jl. Parangtritis km.7).

Sentra Gudeg Wijilan dan Barek

Gudeg dapat ditemukan di hampir setiap sudut kota Jogja. Namun kawasan Wijilan dan Barek lah yang paling kondang sebagai sentra gudeg. Wijilan berada tidak jauh dari kompleks Kraton Yogyakarta dan dapat dicapai dengan 10 menit berjalan kaki atau dengan naik becak. Diawali oleh Bu Slamet yang mulai berjualan sejak tahun 1946, kini sekitar 17 warung berderet memenuhi sisi Jl. Wijilan. Anda bisa memilih gudeg sesuai dengan selera. Gudeg Yu Djum (Jl. Wijilan 31) misalnya, menyajikan gudeg kering dengan rasa manis khas masakan Jogja. Kreceknya diiris kecil kemudian dimasak menjadi sambal goreng kering berwarna kekuningan. Jika menginginkan gudeg yang tidak terlalu manis, Anda bisa bertandang ke Gudeg Bu Slamet (+62 274 380429; Jl. Wijilan 17). Rata-rata warung gudeg di Wijilan buka dari jam 5.30 pagi hingga jam 8 malam, kecuali Gudeg Bu Tarto (Jl. Wijilan 15) yang buka 24 jam.
Bila Anda kebetulan sedang berada di belahan utara Yogyakarta, cobalah datang ke Barek. Setiap subuh, penjual gudeg berderet di pinggir jalan di sebelah utara kawasan Kampus UGM. Ketika pagi mulai menjelang dan pedagang-pedagang ini mengemasi dagangannya, masih ada warung gudeg Bu Ahmad (+62 274 520049; Jl. Kaliurang km 4,5) yang kondang hingga kalangan artis dan pejabat, Yu Djum (+62 274 515968; Jl. Kaliurang Km 4,5 Karang asem CT III/22), Yu Narni (+62 274 589687; Jl. Kaliurang km 4,5 Karangasem CT III/19), atau Bu Tini yang buka hingga malam. Warung-warung ini juga memberikan kesempatan bagi Anda yang ingin melihat secara langsung proses memasak gudeg.

Dini Hari hingga Tengah Malam

Jogja adalah kota yang tak pernah tidur. Salah satu nafas yang terus membuatnya terjaga adalah gudeg. Penjualnya silih berganti menggelar dagangan dari dini hari hingga tengah malam. Kala fajar tiba dan matahari belum keluar dari cakrawala, Wijilan dan Barek sudah mulai menggeliat dengan aktivitas warga berburu gudeg untuk menu sarapan mereka. Para penjual di sentra gudeg ini akan terus setia melayani pelanggan hingga jam 8 atau 9 malam. Anda tiba-tiba ingin merasakan kelezatan gudeg saat tengah malam buta? Jangan khawatir, Gudeg Batas Kota (Jl. Adisucipto depan Saphir Square) yang mulai buka pada jam 10 malam siap menggoda lidah Anda dengan rasa gudeg yang istimewa. Atau Anda bisa mencoba sensasi menikmati gudeg langsung di pawon (dapur) Gudeg Pawon (Jl. Janturan 36-38 Warungboto).
Harga (April 2011):
1 porsi gudeg: Rp 7.000 - Rp 35.000
1 paket gudeg kering untuk oleh-oleh: Rp 50.000 - Rp 150.000
Copyright © 2011 YogYES.COM

Sabtu, 09 Februari 2013

Kurma


Ragam Kurma Terpopuler di Dunia

    Ghiboo.com - Hampir semua orang suka kurma dan selalu menjadi menu wajib di saat bulan Ramadhan. Kurma sudah menjadi makanan populer di Timur Tengah sejak ribuan tahun lalu.Tapi tahukah Anda kalau kurma terdiri dari berbagai jenis.

    Kurma matang dibagi menjadi empat yang menggunakan penamaan Arab disebut, kimri (muda), khalal (berukuran penuh), rutab (matang, lembut), tamr (matang, dikeringkan dengan bantuan matahari). Dari empat golongan tersebut, ada 10 jenis kurma yang populer di dunia, yaitu :
    Kurma Ajwah
    Kurma ini kebanyakan tumbuh di kota Madinah, Saudi Arabia. Merupakan kurma yang sangat populer dan kabarnya favorit Nabi Muhammad SAW.

    Kurma Amir Haji atau Amer Hajj
    Kurma yang satu ini berasal dari Irak. Kulit dan dagingnya sangat lembut dan tebal. Kurma Amer Hajj juga sering dikenal sebagai "welcome kurma" karena pada umumnya dihidangkan untuk menyambut tamu.

    Kurma Deglet Noor
    Seperti namanya, "Noor", kurma ini warnanya kuning keemasan hampir seperti sinar matahari. Kurma ini adalah varietas unggul dan sangat terkenal di Libya, Algeria, Amerika dan Tunisia. Umumnya, ia tidak terlalu kering dan rasanya juga tak terlalu manis.

    Kurma Holwah atau Halawi
    Dalam bahasa Arab, Holwah artinya manis. Seperti namanya, kurma ini memang rasanya sangat manis. Dan rasa manisnya melebihi kurma-kurma pada umumnya.Kurma Halawi ukurannya beragam ada yang kecil hingga sedang.

    Kurma Mozafati
    Kurma yang dikembangkan di daerah Mozafati ini warnanya gelap, lembut dan ukurannya sedang. Kurma jenis ini usia simpannya tahan lama, sehingga tak harus habis sekali makan. Bila disimpan di suhu -5 derajat celcius, kurma ini bisa bertahan hingga 2 tahun lho.

    Kurma Saidy
    Kurma Saidy adalah kurma yang populer di daerah Libya. Daging buahnya sangat lembut dan rasanya manis.

    Kurma Sekkeri
    Termasuk kurma yang mahal dan tumbuh di daerah Saudi Arabia. Warnanya cokelat gelap, daging buahnya sangat manis dan lembut. Berbeda dengan kurma lainnya, rasanya khas dan istimewa.

    Kurma Thoory atau Thuri
    Kurma yang daging buahnya agak kering ini sangat populer di Algeria. Warnanya sedikit cokelat kemerahan, kulitnya kering keriput. Terkadang saking keriputnya kulitnya jadi agak keras. Namun, rasanya manis dan hampir mirip dengan kacang.

    Kurma Umelkhashab
    Berasal dari Saudi Arabia. Rasanya unik, karena ada kombinasi manis dan pahitnya. Warnanya juga agak berbeda dari yang lain, sedikit kemerahan.

    Kurma Zaghloul
    Kurma yang satu ini bentuknya panjang dan agak lonjong. Warnanya merah gelap dan sangat manis. Istimewanya, rasa manis dari kurma ini masih melekat di lidah. Kurma ini termasuk varietas kurma yang eksklusif dan harganya mahal di Mesir. Bahkan, hanya orang-orang tertentu saja yang mengonsumsinya. (Berbagai sumber)

    Jajanan


    Jajanan zaman dulu

      Kali ini kami akan mengajak sobat-sobat sekalian kembali bernostalgia dengan jajanan zaman dulu.

      Wafer super-man

      Yang pertama adalah wafer super-man. Wafer ini adalah wafer sejuta umat pas zaman dulu. semua orang rata-rata suka sama wafer ini sampai sekarang, baik muda maupun tua .

      Es mambo
      Ini adalah es alternatif kalau lagi tidak punya duit buat beli ice cream walls . Sampai sekarang es ini masih ada yang jual dan masih laku di pasaran .

      Anak mas

      Ini jajan yang sempat mendapat masa keemasan pada zamannya. Makanan yang murah meriah dan lebih cepat saji dibandingkan dengan mie lainnya karena bisa di gado wkwkwk. Tapi sekarang sudah susah mencari jajanan ini dan sudah tidak dijual lagi di Indomart terdekat. -_-.

      Coklat payung

      Ini adalah jajanan yang batangnya dikumpulkan untuk koleksi yang tidak jelas -_-. Rasanya biasa saja tapi gak tahu kenapa zaman dulu wow banget kayanya.

      Cokelat ayam jago

      Ini coklat yang terkenal banget zaman dulu, tapi sekarang sudah jarang ditemukan. Untungnya di kampus gw di Budi Luhur masih ada yang jual ini cokelat legenda .

      Chiki balls

      Ini dia asal mula kata chiki. Sebenarnya chiki itu adalah merek dari salah satu jajanan tetapi sekarang semua snack yang berbumbu dan dibungkus di dalam kemasan disebut chiki . Ini jajanan yang paling melegenda zaman dulu sampai-sampai tetangga gw meninggal gara-gara kebanyakan makan ini chiki -_-. Rasanya yg enak + hadiah tajoz yang keren ngebuat para bocah suka ngebeli ini jajanan.

      Permen kaki

      Ini adalah permen para bocah yang suka mengambil uang cepean ibunya atau uang cepean yang jatuh di jalanan :p. Ini permen harganya dulu 100 perak dan merupakan permen terlaris di zamannya. Sampe si pendekar biru datang dan menggeser tahtanya.

      Permen jagoan neon

      Ini permen para bocah yang khayalannya luar biasa lebay (berlebihan). Mereka berharap setelah makan permen ini mereka bisa jadi jagoan dan mengalahkan penjahat hanya dengan menjulurkan lidahnya yang berwarna aneh -_-.

      Mie remez

      Ini adalah jajanan yang membuat para bocah jadi gila dan mati kelaparan gara-gara  kelamaan dan gak kenyang-kenyang.

      Permen gulali

      Permen ini yang bisa dibentuk sesuai yang kita mau. Mulai dari bentuk ayam, robot, uler, bat-man, super-man dll

      Sedikit banyak makanan nostalgia sobat-sobat Lebaran.com  Semoga bisa sedikit mengobati kerinduan akan cemilan-cemilan tersebut.

      Senin, 28 Januari 2013

      Cokelat


      Asal Muasal Cokelat

        Cokelat atau sering dikenal sebagai kokoa dihasilkan dari tumbuhan kakao atau dikenal dengan nama latin Theobroma cacao. Kata theobroma berarti makanan para dewa. Cokelat atau kokoa diambil dari bagian biji pohon kakao.

        Ya, cokelat telah menjadi cemilan dan minuman favorit bagi banyak orang. Tentu kita beruntung bisa menikmati cokelat pada zaman modern ini, di mana rasa, tekstur dan variasi cokelat telah tersedia sangat banyak dengan mutu yang jauh lebih baik dibandingkan dengan ketika pertama kali cokelat dinikmati.
        Negara penghasil kakao terbesar di dunia saat ini adalah Pantai Gading. Sedangkan Indonesia juga menempati urutan ke-3 besar negara penghasil kakao. Itu sebabnya banyak sekali cokelat yang bisa dihasilkan dan dinikmati di Indonesia. Namun, tentu kita ingin tahu dari mana sebenarnya cokelat berasal? Bagaimana sejarah cokelat?

        Sejarah Cokelat

        Kemungkinan besar, di lembah-lembah Amazon dan Orinoco di Amerika Selatan terdapat banyak pohon kakao liar. Pohon ini sudah tumbuh di sana sejak ribuan tahun yang lalu, kemungkinan sejak 400 tahun sebelum masehi. Kemudian orang-orang dari bangsa Maya mulai membudidayakan pohon kakao. Sewaktu orang-orang ini bermigrasi ke Yucatan di Amerika Tengah, mereka juga membawa kakao ke sana.

        Kebiasaan menikmati cokelat dimulai oleh para bangsawan suku Indian Aztec di Amerika Tengah, daerah yang sekarang menjadi wilayah Meksiko. Penduduk Meso-Amerika ini mencampurkan bubuk biji kakao yang rasanya pahit dengan jagung fermentasi atau juga dengan anggur. Campuran ini diracik menjadi minuman yang disajikan dalam cangkir emas. Bahkan salah satu kaisar Aztec yang bernama Montezuma dapat meminum lebih dari 50 cangkir cokelat setiap hari.

        Bahkan, karena begitu berharganya cokelat pada masa itu dianggap sebagai makanan para dewa yang menjadi asal-usul nama latin pohon cokelat. Sehingga biji kakao digunakan dalam upacara keagamaan dan juga sebagai hadiah. Selain itu, karena berharganya cokelat pada zaman itu, membuat biji kakao digunakan juga sebagai alat pembayaran atau mata uang.

        Ketika terjadi penaklukan oleh Spanyol di Meksiko dan Amerika Tengah, orang Spanyol juga mulai membuka perkebunan kakao. Ternyata keuntungannya sangat besar, sehingga orang Spanyol menguasai perdagangan cokelat hingga abad ke-18. Mereka juga membawa biji kakao ke Haiti, Trinidad dan Afrika Barat. Dan hingga sekarang, penghasil cokelat terbesar adalah salah satu negara di Afrika Barat yaitu Pantai Gading.

        Kebiasaan minum cokelat akhirnya menjadi kebiasaan para bangsawan di Spanyol. Kemudian kebiasaan ini menyebar hingga ke Inggris dan seluruh Eropa, khususnya masyarakat golongan atas dan bangsawan.

        Karena rasanya yang unik, minuman cokelat bahkan menyaingi bir yang saat itu populer di Eropa. Dan permintaan akan cokelat dengan rasa yang semakin nikmat terus berkembang, apalagi sejak ditemukan mesin untuk membuat cokelat pada masa revolusi industri.

        Sejak ditemukan berbagai cara pembuatan cokelat pada masa revolusi industri di Eropa, mesin uap mulai digunakan untuk menggiling cokelat. Kemudian perubahan signifikan dalam meningkatkan mutu cokelat terjadi pada tahun 1828 di Belanda di mana Coenraad van Houten menemukan cara memisahkan bubuk dan minyak kakao dari adonan biji kakao giling.  Hal ini membuka penemuan-penemuan berikutnya yang mampu mencampur cokelat yang berupa cairan yang kental dan pekat, dicampur minyak kakao serta gula. Dan ini menjadi asal mula cokelat padat yang akan menjadi cikal bakal cokelat batangan yang kita kenal sekarang.

        Sekitar abad ke-19, barulah cokelat yang rasanya lembut di lidah mulai diciptakan. Dimulai di Swiss, adonan biji kakao giling dimasukkan ke cakram porselen dan dihaluskan beberapa jam sehingga menghasilkan cokelat yang lembut dan dapat lumer di lidah. Proses ini disebut conching.

        Kemudian banyak pengusaha industri makanan mulai membuat cokelat jenis ini yang sangat laku. Beberapa nama terkenal yang mereknya terkenal hingga sekarang, mulai terjun dalam industri ini. Pengusaha dan penemu seperti Lindt, Nestle, Hershey, Tobler dan Kohler, yang nama mereka dikenal sebagai merk cokelat hingga hari ini, telah menemukan berbagai mesin pengolahan cokelat untuk meningkatkan mutu dan rasa cokelat.

        Berikut Manfaat Cokelat

        Cokelat telah dianggap sebagai salah satu makanan atau minuman yang bisa membantu kesehatan. Silakan baca artikel berikut mengenai cokelat untuk kesehatan: Cokelat Membuat Hidup Lebih Sehat.

        Selain itu, cokelat juga terbukti membuat kulit lebih halus. Misalnya cokelat bisa mencegah penuaan dini. Silahkan baca artikel berikut: Cokelat untuk Kecantikan.

        Beberapa penelitian, meski belum dapat dibuktikan, telah menunjukkan keefektifan cokelat dalam perawatan berbagai penyakit seperti penyakit jantung, konstipasi, dan masalah kulit. Juga cokelat dapat meningkatkan mood baik seseorang bahkan mampu meningkatkan gairah seksual.

        Bakso


        Berbagai Jenis Bakso yang Unik-unik


          baksoSiapa sih yang tidak mengenal bakso, kuliner satu ini dapat ditemukan di mana saja. Mulai dari jajanan kaki lima, di mall, hingga resto-resto ternama. Bahkan bakso juga kita temui di berbagai pelengkap makanan seperti mie goreng, nasi goreng, atau cap cay.
          Bakso sendiri merupakan kuliner Tionghoa Indonesia, Bak-So dalam bahasa Hokkien berarti “daging babi giling” dan kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih banyak dibuat dengan daging yang halal seperti sapi, ayam atau ikan.
          Dari Wonogiri dan Malang >>
            Seiring berkembangnya waktu, bakso menjadi lebih dikenal dengan arti “daging giling” saja. Saat ini kebanyakan penjual bakso adalah dari Wonogiri dan Malang. Maka sering kali kita melihat tulisan Bakso  Wonogiri ataupun Bakso Malang dan biasanya isi dari Bakso Malang terdapat perbedaan sedikit dengan baso Wonogiri. Isi bakso Malang biasanya antara lain pangsit goreng, bakso goreng, siomay, dan mie kuning yang digulung kecil-kecil. Kalau bakso Wonogiri biasanya antara lain bakso telur atau bakso kecil-kecil dan mie kuning/bihun.
          Masih banyak lagi jenis-jenis bakso pada saat ini, antara lain :
          Bakso Tahu Kukus: Terbuat dari tahu pilihan yang di isi adonan bakso dan dicampur sedikit cincangan urat sapi agar lebih krezz, lembut dan enak.
          Bakso Telur: Terbuat dari daging Sapi yang dihaluskan kemudian ditambah bumbu sehingga menjadi bakso yang enak. Bakso Telur ini berisikan telur rebus matang yang dilapisi bakso yang enak.
          Bakso Pangsit Kukus: Terbuat dari kulit pangsit yang diisi adonan bakso dan dicampur sedikit cincangan urat sapi agar lebih krezz, lembut dan enak.
          Bakso urat: bakso yang diisi irisan urat atau tendon dan daging tetelan kasar
          Bakso bola tenis atau bakso telur: bakso berukuran bola tenis berisi telur ayam rebus
          Bakso gepeng: bakso berbentuk pipih
          Bakso ikan: bakso berbahan daging ikan
          Bakso udang: bakso berbahan dari udang
          Bakso Malang: hidangan bakso dari kota Malang, Jawa Timur; lengkap dengan mi kuning, tahu, siomay, dan pangsit goreng.
          Bakso Mercon: Terbuat dari daging Sapi yang dihaluskan kemudian ditambah bumbu sehingga menjadi bakso yang enak. Uniknya bakso ini adalah terdapat daging cincang rasa pedas di dalam bakso. Cocok bagi yang suka makanan pedas.
          Bakso Keju: Terbuat dari daging sapi yang dihaluskan kemudian ditambah bumbu dan diisi keju yang gurih.
          Bakso Bakar: bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar.

          Hayo, bakso mana yang disukai sahabat 

          Pempek

          Pempek, Nikmatnya Kudapan dari Palembang
            Mendengar Palembang, maka yang akan terlintas dari benak anda pasti adalah pempek bukan?? Kudapan khas Palembang satu ini memang cukup menggugah selera.
            Sudah menjamur >>


            Bahkan  sekarang penjual pempek di Jakarta sudah cukup menjamur. Mereka semua mengaku pempek yang jajakan asli Palembang.
            Tahukah kalian tentang asal muasal pempek Palembang??
            Berikut ini cerita rakyat tentang pempek
            Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (Rumah rakit tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi yang belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang.
            Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka (bahan makanan dari singkong), sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek-apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.
            Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.
            Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya,
            misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Juga sudah ada yang menggunakan ikan dencis
            Dan tahukah kakian, pempek kapal selam adalah pempek palembang yang mengandung paling banyak zat gizi?
            Jawabannya simpel saja, karena di dalam pempek kapal selam terkandung bahan telur, baik telur ayam maupun telur bebek. Komposisi zat gizi pempek berbeda-beda menurut jenis serta bahan baku ikan yang digunakan.
            Namun perlu dicatat pempek kapal selam memiliki kadar protein, lemak, dan vitamin A lebih tinggi dibandingkan dengan jenis pempek lainnya karena adanya penambahan telur di dalamnya.

            Rabu, 23 Januari 2013

            Lapis Legit


            Selamat Datang
            Nama awalnya adalah Spekkoek, diambil dari bahasa Belanda. Sejarah kue lapis legit tidak dapat dipisahkan dari sejarah Indonesia pada saat di bawah penguasaan kolonialisme Belanda. Resep asli juga dibawa oleh nyonya-nyonya Holland yang tidak berubah hingga kini. Saat ini pun di negeri asalnya tidak banyak ditemui jenis kue ini, biasanya ada di toko kue yang menyajikan kue khas Indonesia atau restoran Indonesia, kue ini disajikan sebagai makanan penutup atau dessert. Sehingga bisa dipastikan seperti batik, bahwa Kue lapis legut adalah Indonesian heritage karena kue ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan daribudaya Indonesia, contohnya ; saat membawa hantaran kepada orang yang istimewa ( lamaran ) atau disajikan pada saat istimewa di negeri ini seperti lebaran, natal dan imlek. Cara pembuatannya yang unik, memerlukan kesabaran dan ketelitian menjadikan lapis legit layak disebut "haute cuisine" atau sajian berkelas dan dijadikan warisan kuliner nusantara. Keinginan untuk lebih mempopulerkan lepis legit dari serbuan kue impor dan ketagihan makan lapis legit yang menjadika lapis legit kami sangat istimewa...karena dipastikan lapis legit DapurLegit adalah Passion. Denagn menawarkan berbagai jenis lapis legit paling lengkap dariclassic hingga fusion sehingga pelanggan  dapat memilih sesuai selera.   Salam hangat, DapurLegit